BM PAN Riau: Ironis, Aksi Kumpul Koin untuk Firdaus-Ayat di Saat Warga Susah
PEKANBARU - Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Riau menyayangkan aksi pengumpulan koin untuk Firdaus-Ayat yang digelar pendukung calon Walikota dan calon Wakil Walikota Pekanbaru, Firdaus-Ayat Cahyadi, atau lebih dikenal dengan sebutan PAS. Menurut BM PAN Riau, gerakan itu tidak patut dilakukan di saat warga Pekanbaru mengalami kesusahan seperti yang dialami Salsabila, bocah 3,5 tahun penderita tumor pankreas yang dirawat di RSUD Arifin Achmad, baru-baru ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BM PAN Riau, Roni Hermanto, tadi malam. "Kita heran, kok ada gerakan pengumpulan koin untuk Firdaus-Ayat di saat masih banyak warga Pekanbaru yang susah," kata Roni.
Dikatakan Roni, seharusnya dana yang dikumpulkan dan dipungut di tepi jalan seperti yang dilakukan oleh pendukung PAS itu diberikan kepada warga yang kurang mampu atau menderita kesusahan seperti yang dialami Salsabila, bocah penderita tumor pankreas itu.
"Saat ini, yang perlu mendapat perhatian itu adalah masyarakat yang mengalami kesusahan, seperti Salsabila yang menderita tumor itu, bukan Firdaus-Ayat," tegasnya lagi.
Masih menurut Roni, dirinya tidak yakin aksi pengumpulan koin untuk Firdaus-Ayat itu mendapatkan simpati oleh masyarakat. Karena, gerakan tersebut sungguh kental nuansa politisnya untuk kepentingan kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan.
"Saya tidak yakin gerakan itu mendapatkan simpati dari masyarakat Pekanbaru, sebab gerakan ini jelas gerakan politik yang kentara sekali tujuannya untuk pemenangan salah satu calon walikota, bukan untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang tengah dihadapi masyarakat," papar Roni lagi.
Oleh sebab itu, Roni mengharapkan kepada para pendukung Firdaus-Ayat itu untuk segera menghentikan aksinya karena gerakan itu cukup mengganggu ketertiban kota Pekanbaru. "Lha orang tak ada bencana alam kok malah minta sumbangan," sindirnya lagi. (tim)

Tidak ada komentar: